Terjebak egoisme dan gengsi
Banyak manusia salah paham akhir-akhir ini egoisme dan gengsi saling menyerang membunuh prasangka baik pada diri masing-masing tidak ada yang benar selain hati nurani yang akan selalu gelisah dan risau mencari-cari apa yang seharusnya diketahui. Angin egoisme dan gengsi akan berhembus kemanapun membawa pergi jiwa ini ketika angin sudah usai berhembus angin akan membawa kepada satu tempat yaitu rumah ya rumah tempat ternyaman untuk kembali, kembali berbagi kisah dan kasih dengan jiwa yang sudah saling diperbaiki.
2019 adalah momentum salah pandangan yang paling banyak menyita waktu dan egoisme kurangnya komunikasi antara dua belah pihak menjadi memperparah keadaan yang sekan menjadi bumerang satu sama lain dan membuat gembira penonton yang hanya menginginkan kebodohan terpapar dengan segala hasut dan tipu daya yang tidak mengetahui isi hati nurani diri masing masing mengambil kesimpulan disaat emosi bergejolak tanpa memikiran apa uang telah dilakukan semakin melebar banyak tukang rusuk yang terbelah karena pandangan penilaian siapa yang paling benar dan siapa yang salah. Seperti pemilu tahun ini yang bergejolak membenarkan kubu masing masing dan mengajak seolah kubu a paling benar dan begitupun sebaliknya. Sampai ke kehidupan nyata pun antara dua insan pasangan yang salah paham dan pandangan seperti pemilu banyak terjadi. Duduk bersama kurangi egoisme dan gengsi cari titik permasalahan itu yang penting tanpa ada yang merasa sana benar sini benar. Pikirkan apa mau satu sama lain agar semua baik tanpa ada kesalahan yang akan menjadi beban kelak beban ketidak lepasan dalam melangkah dengan bayangan masa lalu yang kelam selesaikan urusan mu egoisme membawa luka gengsi membawa luka, kemanapun melangkah jangan pernah takut pasti akan kembali kerumah dimana rumah itu merasa nyaman penuh cinta dan sayang disetiap jengkalnya.
Author : G.R.S
0 komentar :
Posting Komentar